Haflatul Istiqbal: Sarana Pendobrak Semangat Santri

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

b6370763 c5af 4189 b9e0 23bec09aef0bMenyambut kegiatan Pusat Ma'had Al-Jami'ah UIN Sunan Ampel Surabaya (Pusma UINSA, red) semester genap, pengurus pusat ma'had adakan Haflatul Istiqbal(10/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Utama Masjid Raya Ulul Albab UINSA setelah sholat isya' berjama'ah. Seluruh mahasantri terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut, hal ini dapat didengar dari syahdunya sholawat Sunan Ampel yang dibacakan serentak sebelum kegiatan berlangsung. Pukul 20.00 WIB, pembacaan istighotsah yang dipimpin oleh Abah Abdul Wahab Naf'an menjadi awal kegiatan Haflatul Istiqbal ini.

Kepala pusat Ma’had Al- Jami’ah UINSA mengibaratkan agenda malam ini sebagai Fawatihus Suwar dalam Al- Qur’an, yakni sebagai daya tarik, jika dikaji lebih dalam, maka fawatihus suwar tersebut memberi peringatan kepada kita.

“Layaknya kita tidur, lalu dibangunkan oleh Allah S.W.T, Fawatihus Suwar ini mengundang perhatian kita.” Jelas K.H. Abd. Mujid Adnan, Kepala pusat Ma’had Al- Jami’ah.

Dari ungkapan tersebut, Kyai Mujib berharap Haflah ini dapat menggugah semangat Mahasantri di semester ini. Beliau ini yakin, satu tahun ini cukup untuk memberikan mahasantri  pelatihan dan pembiasaan qiroatul qur’an, serta membaca sholwat al mahbubat seperti tahlil, istighatsah, dan lain sebagainya.

Pembiasaan tersebut bisa dimulai dengan memberi kesempatan mahasantri untuk menjadi imam sholat dan khutbah. Bahkan nantinya ketika akhir kegiatan ma’had atau pelepasan mahasantri, yang memimpin istighatsah dari mahasantri sendiri, nukan kalangan masyaikh.

“Saya yakin ketika  alumni ma'had Al- Jami’ah pindah ke tempat lain, mereka bisa mewarnai tempat yang akan ditempati”, harap Kepala pusat Ma’had Al- Jami’ah. [dfa]

Hak Cipta © 2020 Pusat Ma'had Al-Jami'ah UIN Sunan Ampel Surabaya.