MASDAR HILMY: SANTRI HARUS BERKONTRIBUSI UNTUK PERDAMAIAN DUNIA

Penilaian: 4 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

WhatsApp Image 2019 10 22 at 17.59.50

Hari ini tanggal 22 Oktober 2019, semua merayakan puncak Hari Santri Nasional 2019 dengan melakukan upacara sebagaimana terjadi di pesantren-pesantren, pendidikan formal hingga kampus se-antaro Nusantara. Dalam konteks ini pula, Santri UIN Sunan Ampel Surabaya juga tidak mau ketinggalan ikut mengadakan upacara Hari Santri Nasional yang dikuti oleh semua lapisan, mulai dari pimpinan, dosen, karyawan hingga mahasiswa.

Menarik pada upacara Hari Santri Nasional tahun ini sebab berdasarkan surat edaran sebelumnya, semua Santri UINSA yang mengikuti upacara, khususnya peserta putra diharuskan menggunakan baju koko putih, kopyah hitam dan sarung. Sementara yang perempuan menggunakan rok hitam, atasan putih, dan kerudung putih. Inspektur upacara Hari Santri Nasional bersama santri UINSA adalah Prof. Dr. H. Masdar Hilmy, MA, selaku rektor UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pada kesempatan ini, Masdar Hilmy menyampaikan banyak hal dalam sambutannya, khususnya bagaimana keharusan santri pesantren untuk terus istiqamah menebarkan dan konsisten menciptakan perdamaian dunia. Pasalnya, pesantren sejatinya 

WhatsApp Image 2019 10 22 at 17.59.27 1

adalah laboratorium perdamaian, yang menjadi tempat persemaian ajaran Islam Rahmatanlil’alamin, Islam ramah dan moderat dalam beragama.

Di samping itu, Masdar Hilmy menambahkan, Hari Santri Nasional kali ini terasa istimewa bersamaan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren. Nilai penting dari Undang-undang pesantren meniscayakan bahwa pesantren bukan saja berfungsi pendidikan, tapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan pengabdian masyakat. Karenanya, negara wajib hadir untuk memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi kepada pesantren dengan tetap menjaga kekhasan dan kemandiriannya.

Upacara ditutup dengan doa pemungkas, yang disampaikan oleh Drs. Abdul Mujib Adnan, M.Ag, Kepala Pusat Ma’had al-Jami’ah UINSA. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba dalam rangka Hari Santri Nasional 2019, yakni lomba membaca kitab kuning; pemenang I adalah Ro’uuf Noor Su’udin dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, pemenang II Zikry Aulia Husra dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan  pemenang III adalah Roghibah Jawad Paradisi dari Fakultas Adab dan Humaniora.

Sementara pemenang lomba tahfizd al-Qur’an juz 30 dengan menggunakan lagu masyhur timur tengah adalah pemenang I Putri Nabilah dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, pemenang II adalah Ichwan Aziz dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan, dan pemenang III adalah Alfin Pratama dari Fakultas Syariah dan Hukum. Setelah itu upacara usai dengan diisi ramah tamah antar Santri UINSA. Semoga hari santri kali ini menjadi berkah bagi kita semua, terlebih bagi kampus UINSA, bangsa dan negara agar tetap damai dan berkahi. amin.(ibn) 

WhatsApp Image 2019 10 22 at 17.55.39

Hak Cipta © 2020 Pusat Ma'had Al-Jami'ah UIN Sunan Ampel Surabaya.